SECUIL HARAPAN UNTUK PENERIMA BEASISWA
Selamat pagi, siang dan
malam (bak penyiar Radio PPI Dunia) kawan-kawan semua. Saya ini satu dari
ribuan orang yang mencari info beasiswa di luar negeri dan punya keinginan
belajar seperti anda-anda semua, merasakan pengalaman baru. Meningkatkan
kemampuan bertahan dalam segala kondisi cuaca dan perasaan (termasuk jauh dari
pacar jika punya) dan tak lupa menggembleng mental.
Saya yakin anda semua
yang sudah mendapatkan beasiswa belajar di Luar Negeri (LN) adalah orang bijak
dan senantiasa mau membangun bangsa dan berbagi kepada adik-adik/junior/senior
atau siapapun yang belum pernah merasakan hal seperti anda semua. saya sangat
bangga dan selalu bercerita dengan membanggakan anda semua yang ada disana,
kepada para kawan-kawan saya yang punya keinginan belajar di LN dengan
beasiswa. Namun saya sedih, ada beberapa kawan penerima beasiswa enggan mau
berbagi. Bahkan, ada yang minta ongkos untuk menjadi mengisi sebuah acara.
Begitu mahalkah kami
harus memperoleh informasi dari anda semua? jika kami orang mampu, mungkin
bukan sekedar ongkos pesawat anda tapi kami pasti akan sekolahkan anda lagi ke
luar negeri lagi. berkat kejadian itu, saya mulai jadi pemburu beasiswa yang
tengil, saya meminta ke anda-anda yang mau berbagi secara gratis.
Saya dengan seribu
kerendahan hati, menjual muka sana-sini guna untuk mendapatkan info secara
gratis, baik buat komunitas saya di Semarang maupun kawan-kawan lain yang
membutuhka. Meminta video motivasi ke
teman-teman penyiar Radio PPI Dunia (RPD), masuk group tertutup PPI dan mendownload buku panduan belajar luar
negeri ke situs-situs resmi PPI. Sok kenal sok dekat dengan para awarde. Setelah dapat semua itu,
kemudian saya bagikan ke mereka yang butuh. Saya dulu sering bolak-balik dari
kampus satu ke kampus yang lain di Semarang, akhirnya setelah saya masukan
disalah satu aplikasi penyimpanan, saya tak lagi mondar mandir kirim data tapi
mondar mandir cari wifi gratis.
Saya memungut biaya ke
mereka? Tak sedikitpun saya minta ke mereka, walau itu air putih sebotol. Saat
saya gak punya bensin dan gak punya uang, namun ada yang meminta tolong, saya
sebisa mungkin memenuhi mereka. Silahkan anda katakan saya konyol dan ketawakan
tingkah bodoh saya ini, tak ada rasa amarah jika hanya ditertawakan. Karena
saya yakin, kelak jika saya susah, Tuhan akan menolong saya. Sedih dan marah
kepada mereka yang pelit, tentu hal wajar yang saya alami, tapi saya gak mau
pusing-pusing mikir itu.
Saya gak ingin terlihat
stress dan sedih atau marah, karena saya takut motivasi belajar mereka menurun,
mimpi mereka hilang. Bagi saya, impian itu bak emas mahal jika dijual. saya
hanya punya secuil harapan kepada anda semua, penerima, alumni atau siapapun
yang mendapat beasiswa di luar negeri. Mohon dengan segala kerendahan hati saya ini, bagikan info baik
cara membuat essay, motivation letter ataupun yang lainnya secara gratis.
Jika anda itu penerima
beasiswa dari pemerintah Indonesia, yang juga negara saya, maka janganlah anda
pelit berbagi hal serupa. Ingat, apa yang anda dapatkan juga dari uang kami,
uang para petani, uang bapak dan ibu kita yang bekerja tak mengenal waktu. Saya
yakin, anda semua gak mau melihat anak-anak orang miskin di negeri ini tetap
akan miskin dan tentu anda ingi kami semua bisa merasakan hal yang sama seperti
anda. Itu secuil harapan saya kepada para penerima beasiswa belajar ke LN.
Orang kecil ini meminta maaf jika harapan ini dikira berlebihan dan saya
ucapkan terima kasih kepada anda semua yang telah membantu saya dan semua
pemuda di negeri ini yang belum merasakan hal seperti anda. Semoga Tuhan
memudahkan segala keinginan anda, serta semoga kesehatan tercurah bagi anda dan
keluarga anda.
Agus Arie Suwandi
9 Oktober 2017
17.26
Di Semarang
di arigetas.com ada info2 tentang beasiswa TEH-AC mas.. memang tidak semewah beasiswa yg lain, tapi ini adalah juga beasiswa yg cover nyaris semua aspek utama :)
BalasHapusterima kasih mas, atas infonya :D
BalasHapus