TANGGUNG
JAWAB DAN PEDULI SERTA CERDAS
Bapak
Dino Patti Djalal mrupakan salah seorang tokoh pencetus DIASPORA INDONESIA, sebuah wadah untuk orang-oranug
Indonesia yang ada di luar negeri dan anak keturunan Indnesia atau pelajar
Indonesia yang ada di luar negeri untuk menyampaikan aspirasi atau ikut
membangun bangsa ini. Beliau mencoba merangkul semua orang untuk membantu
mewujudkan wadah tersebut, yang pada akhirnya timbullah sebuah acara yang
diberi nama Congres Indonesia of Diaspora pertama di Amerika Serikat.
Organisasi
ini tidak bisa dilepaskan dari peran seorang Dino Patti Djalal yang akrab
dipanggil dengan Pak Dino, peran beliau yang besar dan sosoknya yang
tanggung jawab serta peduli terhadap sesama terutama orang yang sebangsa
dengannya. Saya pertama kali melihat sosoknya saat kongres Diaspora Indonesia II
yang diadakan di Jakarta 18-20 Agustus 2013. Beliau sangat ramah, murah senyum
dan bersahabat, sosoknya juga terlihat tegas saat berpidato.
Pak
Dino tampak bertanggung jawab sekali terhadap acara ini, beliau selalu keliling
tempat seminar dan mungkin memastikan acara berjalan dengan baik. Terlihat dari
beberapa seminar yang saya ikuti dia selalu datang dan melihat, ketika disuruh
memberikan sambutan beliau beberapa kali menolak. Karena beliau hanya ingin
memastikan kalau acara ersebut lancar, tidak ada kendala apapun. Sosoknya juga
sangat bijak, ini terlihat saat sesinya memberi materi bersama ibu Sri Mulyani
dan pembicara lain. Saat itu seorang ibu yang sudah tinggal lama di Amerika dan
memilki anak yang lahir disana, ingin kembali ke Indonesia tapi dipersulit oleh
pihak imigrasi Indonesia. Pertanyaan ini karena tidak sesuai, beliau menjawab dengan
bijak dan menyarankan ibu tersebut untuk
menanyakan saat sesi itu tiba. Bukan cuman itu, beliau sempat menjawab
pertanyaan tersebut secara singkat sebelum menyuruhnya untuk menanyakan pada
sesi yang lain.
Gagasan beliau ini sangat bermanfaat
bagi seluruh orang Indonesia yang saat ini berada di luar negeri, bahkan untuk
anak-anak mereka yang ingin membangun bangsa ini tanpa mereka harus berada di
tanah air tercinta. Gagasan ini pula di harapkan oleh orang Indoesia yang lama
tinggal di luar negeri bahkan sudah berpindah kewarganegaraan bisa memiliki status
dua kewarganegaraan atau jika tidak bisa, mereka dan terutama anak mereka yang
belum sempat mendaftarkan diri menjadi hingga usia diatas 18 tahun akan
dipermudah dalam pengurusan berkas pendaftaran. Ini yang penulis sempat
tanyakan kepada beberapa Diaspora, pada intinya beliau merupakan orang yang
peduli terhadapa nasib bangsanya sendiri.
Ini di buktikan dengan adanya Kongres
Diaspora Indonesia yang beliau cetuskan, dengan tujuan agar mereka yang tidak berada
di tanah tetap bisa berkontribusi untuk bangsa ini, serta tidak lupa negeri ini
juga bisa membantu mereka yang ada disana dalam berbagai bentuk, sesuai yang
mereka butuhkan. Ini juga bagian dari tanggung jawab beliau sebagai Duta Besar
dan pemuda Indonesia untuk bisa mengayomi serta mendengarkan aspirasi
rakyat,selain itu menyatu mereka dalam satu wadah agar mudah untuk dirangkul.
Dalam arti mudah untuk di hubungi saat ada bantuan yang bisa diakses mereka
ataupun ketika bangsa ini membutuhkan bantuan mereka.
Komentar
Posting Komentar