Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2011

Sekuntum mawar

Sekuntum mawar Saat semua mulai menyatakan cinta Aku hanya diem melihat Terus kulihat aksinya Bahkan ku dukung mereka Aku senang tapi aku bingung krena aku jg suka Sekuntum mawarpun mulai jadi senjataku Ketika rasa jengkel mulai memuncak Duhai gadis.... Aku tak punya apapun Selain sekuntum mawar merah ini Akupun tak dapat berbuta apa-apa Kecuali memberikan sekuntum mawar & berpuisi Merayu...? Ya... Ini adalah rayuan tulus dari hati Sekuntum mawar jadi saksinya....

Tameng Jlbab

Tameng Jlbab Kalian terlihat ayu ketika memakai jilbab Kalian pun terlihat anggun Sopan,anggun,cantik,suci adalah citra yang dibangunnya Cahaya berkumpul menjadi kharisma Namun…… Kalian kotori semua itu Kalian nodai itu Beciuman,bersetubuh & menngadaikan tubuh Kalian memakai jilbab Apakah jilbab sebagai tameng kalian? Apakah jilbab sebagai kedok hina kalian? Sungguh kalian lebih hina dari hewan Sungguh kalian membuat malu agama kalian Dan membuat buruk citra agama kalian Dibalik Jilbab Dibalik jilbab Kalian beteduh dari maksiat Dibalik jilbab noda hitam terus tertetes Tuhan Tuhan,,,,, Kau Agung Semua tertunduk dihadapmu Dan semua berseru kepadamu Aku malu denganmu Karena berjuta-juta maksiat aku lakukan Bejuta-juta kebohongan aku ucapkan Tuhan.................... Ampuni dosaku Bukan Dewa Lari menanagis di ujung lautan Menepi meniti dalam kegelapan Lari aku ...