Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

PANGGUNG PINGGIR JALANAN

Sudah hampir sebulan aku berjualan jagung serut di depan SD Sambiroto 01, untungya alkhamdulillah lumayan. Di tempat itu aku kembali lagi jualan, setelah lama tak jualan disana. Dulu sempat jualan Mie Lidi, kalian pasti tak asing karena ini jajanan masa kecil kita semua. Seperti biasa ketika sepi, saya mendatangi sekumpulan pedagang yang sedang duduk ngobrol. Hal ini dilakukan setiap hari, sekedar untuk mengisi waktu kosong sebelum  pembeli datang lagi. Ini juga mereka gunakan untuk mempererat tali persaudaraan antar pedagang yang ada. Sesekali kami bicara soal jualan kami, kadang juga bicara soal isu terkini. Itu yang membuatku kaget, mereka bicara bisa juga soal politik meski itu hanya dari perspektif orang  awam. Beberapa hari lalu ketika isu penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok mencuat dan demo besar dilakukan, mereka ternyata juga membahas hal ini. Walau seorang pedagang di pinggir jalan, tapi mereka tetap antusias menanggapi peristiwa tersebut. Pandangan mere...

AKHIR DARI SEBUAH SKENARIO

Pagi itu adalah hari yang bikin hati ini layu,melihat seluruh tubuh nenekku penuh dengan selang yang berisi obat. Tak seperti biasanya yang selalu ramai, dia tak berkata apapun saat kami pegang tubuhnya. Aku seolah melihat sosok yang sudah tak berdaya  dan hanya bisa bernafas. Setiap kali alat pemompa jantung dan oksigen itu bekerja, hati ini selalu bergetar. Tak tahan melihatnya tak berdaya dan bernafas hanya dengan bantuan alat, tak bisa bergerak dan hanya denguran nafasnya saja yg terdengar tanpa suara apapun dari dia. Tak semua orang menginginkannya, karena ini bukan pilihan. Ini sebuah tontonan takdir yang harus kami sekeluarga saksikan, kami hanya bisa menontonnya dan hanya bisa menyerahkan akhir episode ini oleh sang sutradara. Tentu sebagai penonton yang baik, kami berharap ada happy ending, namun lagi-lagi sutradara dunia menentukan. Setiap episodenya selalu kami berharap, tak ada luka dan kesedihan dalam cerita itu. setiap dokter yang datang pada kami, nasihat untuk ku...

Impianku untuk Indonesia dan Dunia

Gambar
Judulnya terlalu tinggi atau terlalu, kayak iklan lah.hehehe... Tapi peduli amat lah, amat saja gak peduli. selamat pagi semua orang yang bersedia membaca tulisan seorang pemimpi, judul diatas adalah sebuah impian. sebelum saya tulis tentang impian saya untuk Indonesia dan Dunia, saya ingin sedikit cerita. awal saya bermimpi sangat tinggi, pernah ada seorang kawan yang bertanya. "Mimpimu terlalu tinggi gus, ntar jatuh sakit loh!!!"(dengan bersuara agak kencang sambil ketawa) jawabku "Mending aku bermimpi sangat tinggi daripada saya gak punya mimpi, kalau toh jatuh, setidaknya aku bakal jatuh di tempat yang tinggi juga." (dengan suara santai) Percakapan singkat itu sebenarnya berbahasa jawa, tapi aku terjemahkan,hehehe... kawan-kawan pembaca semua, aku memang bukan lahir dari keluarga yang kaya raya, tapi aku lahir dari keluarga yang kaya akan nilai. waktu aku kuliah, Aku selalu ingin melihat dunia luar yang sangat WAO,#alay aku melihatnya melalui Intern...

Faseku (Sepaket dari Tuhan)

Gambar
Selamat datang di Bali, kata itu sungguh sangat indah bagiku. bagi orang, Bali bukan tempat baru walau selalu menarik, tapi bagi aku tempat yang baru sekali aku kunjungi dan itu setelah menunggu beberpa tahun. gak cuma itu, ke Bali saya naik pesawat lho (katrok ya saya). Ke Bali naik Pesawat terbang, benar-benar sepaket. Aku yang belum pernah naik pewat dan ke pergi ke Bali, tiba-tiba dikasih keduanya dalam sepaket. hati langsung seneng, walau disana bukan untuk jalan-jalan tapi yang terpenting aku sudah merasakannya. Alkhamdulillah, kata itu yg muncul ketika dapat kabar kalau aku yg harus ke Bali. Saat itu, Greenpeace Youth Semarang sedang ada rapat untuk membahas beberapa hal dan memberikan info

Faseku

Gambar
Namaku Agus Arie Suwandi, usia 29 tahun lebih beberapa bulan, saat aku Taman kanak-kanak tetangga dan ibu bilang aku terlambat masuk, karena harusnya aku sudah SD. Saat mulai SD aku merasa senang karena meninggalkan baju kecil dan taman bermain yang gak begitu besar.  Tiba di SD kelas 1 saat mau kenaikan kelas ternyata aku tidak ikut naik, entah kenapa itu terjadi saya gak tau dan itu menjadi rahasia hingga sekarang.  Habis itu, Allah SWT selaku Tuhanku mengambil ayahku dari aku dan keluarga. Itu titik sedih pertama melebih tidak naik kelas, karena ayahku sangat sayang padaku. Saat dia meninggal aku merasa terjatuh dan sangat terpuruk bak lirik lagu iwan fals yang sedikit di ubah “anak sekecll itu ditinggal meninggal ayahnya....”. lirik itu sedikit saya ubah biar lebih keras pasnya,kalau gak pas ya maaf. Setelah ayah meninggal dunia, aku mulai berubah menjadi anak yang keluar bandelnya, aku pernah mencuri uang ibuku, uang peminjaman buku di tetanggaku dan uang receh di ata...

harapanku di 29

selamat ulang tahun untuk jasad saya,hehehe.. ngucapin ulang tahun buat diri sendiri dulu. bukan gak ada yang ngucapin selamat ulang tahun tapi memang baru dikit. ups, hahaha.... udah tuir ternyata ya, 29 tahun tepat hari ini usiaku. mungkin ada yang bertanya apa ada harapan khusus diusia yang udah hampir kepala 3?(masih mungkin, mungkin saja gak ada yang nanya :D). harapan pastilah lekas lulus dan wisuda, segera ninggalin kota tercinta ini, untuk mencari kehidupan yang lebih b

MEREKA MENEGUR HIDUPKU

Gambar
Pegi menjelang siang kemarin, aku dan 2 teman GMB diajak main ke yayasan sayap ibu olehsalah satu teman dari GMB Jogja. Ozil salah satu teman GMB Jogja meminta saya dan angga membantu menyerahkan hadiah kiriman dari GMB Jepang, itu juga pertama kali aku datang kesana. Aku tak pernah membayangkan apapun selama perjalanan, meski Ozil memberikan gambaran itu. sampai di yayasan sayap ibu kami disamput oleh salah satu anak yang bernama intan, tingkah usilnya membuataku ketawa.  Dia terlihat sedang sedang senang karena saat itu sedang ada ulang tahun salah satu club motor yang dirayakan di tempat itu. setelah intan menyambut kami, beberapa anak juga mendekati kami. Mengajak ngobrol dan menyapa ala mereka. Saya begitu terkejut bisa bertemu mereka, benar-benar gak bisa berkata apapun. Meski di tempatku ada orang diffabel seperti mereka, tapi kondisinnya begitu berbeda. Aku bak ada di pantai asuhan, hampir semua mereka gak tau asal dan dimana dilahirkan. Ada beberapa memang yang dititip...

Seminar Beasiswa Gratis di Balaikota

walau sudah terlambat tapi setidaknya aku pengen mengucapkan selamat ulang tahun kot

Semarang yang jago

INDAHNYA KOPDAR

Gambar
Kopdar bareng komunitas di Semarang dan pegiat sosmed sangat menyenangkan, meski ini bukan pertama kali. peserta yang datang memang sedikit, tapi ada yang rasa berbeda mungkin karena sudah lama gak merasakan suasana seperti itu. kumpul bareng orang-orang dari komunitas dan ketertarikan berbeda, hal ini seperti rasa haus yang hilang. Jujur, aku grogi banget waktu ngomong sama mereka, kayak peserta baru di kopdar itu. pengen ketawa kalau ingat kopdar kemarin, orang lama bisa ngomong sambil gemetaran gak jelas. Ya emang gak banyak orang liat saya gemetar, cuma saya aneh saja. Kopdar kemarin bagi saya sebagai pelepas penat setelah beberapa hari kemarin harus konsen diskusi pengembangan media di komunitas English Club, disana saya merasa lebih ringan. Banyak inspirasi yang saya dapat disana, mulai dari memulai nulis blog lagi walau gak bagus tulisannya. Teringat ucapan salah satu peserta kalau dulu Pandji blognya berawal dar tulisan “sampah” tapi sekarang dia menjadi blogger keren...