AKU DAN LUAR NEGERI

Aku yang dari 2012 mencari apa itu Luar Negeri, mencari tau tentang pelajar dan orang Indonesia di Luar Negeri. Menilik indahnya melalui jaringan internet KOPMA, mengintip setiap aktivitas mereka di sosial media dan berkenalan dengan mereka. Aku berkata suatu aku harus ke sana, untuk apa? Aku ingin mengenalkan Indonesia kepada mereka.

Aku memulai langkah itu dengan mencari kegiatan-kegiatan internasional, ku coba dengan keterbatasan dan kekurangan ku dalam bahasa Inggris. Setiap gagal, kucoba lagi. Kalau bayar, cari yang lain dan sampai aku bikin Paspor. Selanjutnya, aku mencoba mengumpulkan semua informasi beasiswa, aku belajar sedikit demi sedikit bahasa Inggris. Aku juga mengikuti komunitas yang berhubungan dengan beasiswa. 

Aku tak menyerah sampai disitu, aku juga mencari info kerja ke luar negeri. Tahun 2012 saat aku menghadiri Kongres Indonesia Diaspora ke dua di Jakarta, tak disangka ada yang menawariku ke Yunani. Aku senang, namun harus ku tolak. Aku lebih memilih menyelesaikan kuliahku dulu daripada memilih untuk bekerja di Yunani. Itu tak membuatku menyesal, aku tetap terus memupuk impian itu. Hingga suatu saat aku bersumpah "suatu saat aku harus ke luar negeri, dengan cara apapun. Kalau tak bisa dengan beasiswa, aku akan ke sana dengan uang pribadiku. Kalau tak bisa ke sana sebagai pelajar, aku akan kesana sebagai pekerja.

Sekarang aku sudah lulus kuliah, aku sedang berjalan menuju impianku. Aku merintis usahaku, senjata yang kusiapkan untuk menjemput impianku. Aku akan terus mengejarnya, tidak sedikitpun akan lari dan menyerah untuk mengejar impianku.

AAS, 
Semarang,13 Januari 2018
14:50 WIB
Kamar saksi bisu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekuntum mawar

SURGA UNTUK PARA PEMBENCI