AWAL AKU KENAL RADIO PPI DUNIA

Tahun 2012 jadi awal kenal Radio PPI Dunia, berawal dari rasa penasaran akan pelajar Indonesia itu ada atau tidak. Mimpi dapat kuliah ke Luar Negeri (LN) suatu saat nanti, aku coba cari lewat mesin pencari Google. Setelah dapat dari Google, aku langsung cari Facebook nya, baru setelah dapat semua itu saya coba sok kenal.

Lewat Google, aku coba dengarkan Radio PPI Dunia (RPD), seperti biasa harus bikin akun dulu. Akun pertamaku kabutokeren atau agusganteng, aku agak lupa. Waktu itu aku masih dengerin RPD lewat komputer dan wifi kantor Koperasi Mahasiswa (kopma), karena tak punya laptop dan kuota, hingga beberapa tahun saya pakai akun itu. Karena email Yahoo yang dibuat daftar ke Hack, akhirnya bikin akun baru yang bertahan hingga saat ini.

Dulu suka banget dengerin siaran DJ Ris dari Ceko, disitu saya mulai ngobrol di chatbox atau biasa disebut cebe. Suatu hari saat gabung di cebe, aku bertanya di cebe dgn polos. "Apa sih syarat untuk dapat kuliah di LN?" Ada 2 orang yang jawab pertanyaan polosku saat itu. Yang pertama pelajar dari Taiwan yang hingga saat ini aku lupa namanya, namun selalu kuingat pesannya. "Kuliah di Luar negeri itu bukan cuma milik orang pinter, orang kaya dan orang yang cerdas. Tapi milik mereka yang punya impian." Dilanjut bang Dj Firman "Kuliah di luar negeri itu bukan hanya milik mereka yang cerdas, orang pintar dan orang kaya, tapi milik mereka yang punya impian dan mau bekerja keras mewujudkannya." Begitulah kata mereka, kata-kata itu aku ingat hingga saat ini.

Setelah itu aku ketemu sama Dj Firman di acara kongres Indonesia Diaspora di Jakarta, meski hanya sempat ngobrol sebentar dan dikasih kartu nama dia yang saat ini entah dimana. Aku mulai vakum gak dengerin Radio tahun 2013, karena kesibukan dan emang masih gak punya laptop dan kuota, boro-boro kuota, hape saja nokia jadul yang baterainya diganjal pake kertas. 

Kira-kira setelah 2 tahun gak dengerin RPD, aku mulai lagi dengan akun baru @Agusarie87, saat dengerin lagi karena pakai wifi dikantor teman. Modusnya bantuin dia manage usahanya, tapi salah satu niatnya dapat wifi gratis,hehe... Saat yang beda, aku sudah punya laptop sendiri, agak beda dikit dan sudah punya hape yang bisa dibuat medsos. Itulah awalna aku kenal Radio PPI Dunia dan hingga saat aku masih mengenalnya bahkan lebih dekat. 

Penulis :
AAS
Semarang, 19 Agustus 2018
16.34


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekuntum mawar

SURGA UNTUK PARA PEMBENCI