Ironi Cerita Sinetron di Indonesia
Ketika
saya melihat sinetron disalah satu TV swasta, yang saat ini juga sedang
berlangsung. Cerita yang awal begitu menarik dan tiba-tiba berubah seketika
setelah beberapa menit saya lihat. Alur mulai mudah dibaca dan tidak masuk akal
ceritanya, sinetron ini seolah-olah menjadi sesuatu yang membodohi penonton.
Cerita
diawali dengan seorang pemuda yang buta dan tuli, hidup dilingkungan rumah
sakit, dia meninggal karena tertabrak mobil saat suasan terlalu bergembira dan berjoged
sendiri ditengah jalan. Setelah tertabrak mobil, arwahnya keluar dan bertemu
dengan sesok yang mati ditempat itu juga. Pemeran utama itu ingin sekali
dihidupkan lagi karena ada urusan yang ingin dia selesaikan. Dia berdo’a kepada
Allah tentang hal itu, cerita terus berjalan hingga dia hidup lagi dan bertemu
dan kekasihnya. Dalam sinetron itu pun, diceritakan kalau dia hanya punya waktu
7 hari dan hingga berakhir. Apakah yang seeprti ini disebut dengan menarik?
Mungkin
tidak perlu menarik untuk membuat cerita yang bisa ditayangkan di TV negeri
ini, yang penting pasar. Ya begitulah kerangka media kita saat ini, yang bagus
justru kurang begitu laku dan sebaliknya, kita terlalu banyak dihadapkan dengan
cerita fiktif. Bagaiman pendapatmu para sineas hebat?
Komentar
Posting Komentar